Showing posts with label Kulit. Show all posts
Showing posts with label Kulit. Show all posts

Tuesday, October 30, 2012

Cara Mengatasi Kulit Kering Karena AC

Cara Mengatasi Kulit Kering Karena AC. Bagi seseorang yang bekerja di ruangan ber AC, memang memiliki resiko kulit menjadi kering. Khususnya kaum hawa, permasalahan ini menjadi serius mengingat penampilan adalah simbol jati diri wanita. Di postingan kali ini HealthCareLink ingin mengulas tentang permasalahan yang satu ini.

AC Membuat Kulit Kering

Kulit kering atau istilah medisnya xerosis cutis terjadi karena turunnya kadar air dalam lapisan kulit. Kulit kering ditandai dengan adanya sisik halus pada permukaan kulit, yang normalnya tidak tampak.

Kenapa sisik tersebut tampak? karena kondisi lingkunganlah yang mempengaruhi hal tersebut seperti di ruang ber-AC. Berada di ruang ber-AC memang nyaman, tapi udara dingin AC itu kelembabannya rendah, sehingga dapat menarik air dari kulit kita. Akibatnya, sisik-sisik halus di kulit yang sebetulnya tidak nampak, terlihat jelas.

Cara Merawat Kulit Kering 

Tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah kekeringan kulit agar tidak bertambah parah adalah menggunakan sabun yang tepat, baik untuk mandi maupun keperluan lainnya.

Kondisi kulit kering menunjukkan bahwa daya pelindung nya berkurang. Karena itu, kulit kering dianjurkan untuk menggunakan sabun untuk kulit sensitif. Sabun itu biasanya tidak mengandung antibakteri, dan mengandung parfum yang disesuaikan dengan derajat keasaman kulit untuk menghindari iritasi.

Dianjurkan juga setelah menggunakan air, baik mandi maupun cuci tangan maupun kaki, segera mengeringkannya dengan handuk yang bersih, sebab bila dibiarkan air yang tersisa di kulit dapat menyebabkan kulit jadi makin kering.

Jangan lupa gunakan pelembab untuk menambah air dan mencegah penguapan air dari kulit.Bentuknya bisa lotion, krim atau ointment. Makin kental, yaitu ke arah ointment dan krim, makin bersifat menahan air. Sehingga biasanya dipergunakan di daerah yang kekeringannya menonjol, terutama di tangan dan kaki.

Pelembab pada daerah muka berbeda dengan pelembab di daerah lainnya, karena perbedaan sifat pada kedua kulit tersebut. Untuk mengetahui lebih jelas tentang keadaan kulit anda, maka dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit terdekat.

Posted by: Jacklin
HealthCareLink, Updated at: 10:45 PM

Monday, October 29, 2012

Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung

Cara menghilangkan jerawat di punggung. Jerawat atau dalam istilah kedokteran disebut acne vulgaris adalah keradangan dari kelenjar penghasil lemak (minyak atau sebum) pada kulit. Kelenjar itu bermuara pada folikel rambut. Jerawat umumnya timbul saat pubertas (usia 10-13 tahun), ketika kelenjar penghasil lemak (kelenjar sebacea) menjadi aktif oleh rangsangan hormon androgen.

Jerawat di Punggung 

Wajah, leher, dada, punggung mengandung banyak kelenjar sebacea, sehingga daerah-daerah tersebut adalah yang paling sering terkena. Untuk penanganan jerawat di punggung, langkah pertama adalah membersihkan secara baik dan teratur. Tujuannya untuk menghilangkan minyak yang berlebihan, kotoran, kuman dan sel-sel mati di permukaan kulit tanpa menimbulkan iritasi atau kekeringan pada kulit. Pembersihan dilakukan 2-3 kali per hari.

Bila kondisi jerawat ringan, cukup berikan obat topikal (obat oles) saja, dan karena area punggung ini luas, biasanya diguakan sediaan berupa lotion untuk memudahkan pengolesan. Bila kondisinya parah, bisa ditambahkan obat oral (diminum).

Jika anda gemar olahraga yang mengharuskan punggung atau badan terbuka seperti berenang, maka bersihkan kotoran atau bahan kimia (kaporit) yang mungkin menempel dikulit dengan pembersih yang pH-nya netral atau mendekati pH kulit normal (5-6).

Ada baiknya, sebelum berenang oleskan tabir surya ke seluruh wajah dan bagian tubuh yang tak tertutup. Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30, yang bersifat waterproof (tahan air). Itulah sedikit tips mengenai cara menghilangkan jerawat di punggung beserta upaya preventifnya.

Posted by: Jacklin
HealthCareLink, Updated at: 10:07 PM

Wednesday, October 24, 2012

Cara Merawat Kulit Coklat

Masih membahas mengenai kulit coklat, setelah kemarin kita bahas tentang keuntungan dari kulit coklat, kali ini HealthCareLink ingin berbagi info bagaimana cara merawat kulit coklat agar tidak kusam dan tampak cerah, ketimbang memutihkannya.

Cara Merawat Kulit Coklat

Berikut ini cara merawat kulit coklat:
  1. Bersihkan secara Teratur
    Membersihkan kulit secara teratur, dengan mandi, mencuci wajah atau menggunakan cleanser dan toner bisa membantu mengangkat kotoran, debu, minyak serta sel-sel kulit mati yang menempel. Hasilnya kulit cokelat tentu akan terlihat lebih bersih, cerah dan tampak bercahaya.
  2. Selalu Gunakan Tabir Surya
    Kulit cokelat memang sudah mempunyai perlindungan alami terhadap sinar matahari, karena mengandung banyak melanin. Tapi bukan berarti kulit cokelat tidak membutuhkan tabir surya atau sunscreen. Jadi tetap oleskan sunscreen setiap hari, mulai pukul 08.00 sampai 16.00, baik ketika beraktifitas di luar maupun dalam ruangan. Tentu harus dipilih sunscreen yang sesuai jenis kulit.
  3. Ganti Produk Perawatan Kulit secara Berkala
    Pemilihan produk perawatan kulit sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kulit. Nah, karena kondisi kulit bisa berubah karena berbagai faktor, tentu produk perawatan kulit yang digunakan bisa saja berubah, disesuaikan dengan kondisi kulit.
  4. Perawatan Khusus
    Untuk mendapatkan kulit cokelat yang sehat, dibutuhkan proses panjang dan waktu yang lama. Bukan hanya pada kulit coklat, tapi juga pada warna kulit lainnya. Hal itu karena indikasi kulit sehat adalah pigmen melanosit atau pemberi warna kulit, sekaligus pelindung alami kulit terhadap sinar matahari, tersebar merata. Tidak mengumpul di satu bagian kulit saja.

Jadi, meski kulit cokelat mengandung pigmen melanin lebih banyak dibanding kulit putih, belum tentu pigmen melainnya tersebar merata. Padahal kulit dikatakan sehat bila pigmen melaninnya tersebar merata di setiap sel.

Jika penyebaran pigmen melanin tidak merata, berarti ada bagian kulit yag melaninnya sedikit dan ada yang banyak. Bagian kulit yang sedikit melaninnya kurang terlindungi dari sinar matahari. Hal itu membuat bagian kulit tersebut lebih cepat terbakar dibanding bagian kulit lainnya.

Karena itu pemilik kulit cokelat menjalani pemeriksaan khusus menggunakan lampu polarisasi, untuk mengetahui apakah pigmen kulitnya tersebar merata atau tidak. Setelah diketahui hasilnya, bisa dilakukan perawatan khusus untuk merangsang pertumbuhan sel-sel kulit baru yang lebih sehat. Apa saja perawatan khusus untuk orang yang berkulit cokelat tersebut? Simak di postingan berikutnya.

Posted by: Jacklin
HealthCareLink, Updated at: 11:38 PM

Kulit Cokelat Eksotis dan Menguntungkan

Kulit CokelatBanyak perempuan yang ingin memutihkan kulitnya yang cokelat. Padahal, kulit cokelat itu eksotik, dan lebih menguntungkan ketimbang kulit putih. Bagaimana bisa?

Perempuan cantik kerap diidentikkan dengan perempuan berkulit putih dan mulus. Tak heran, bila banyak perempuan Indonesia yang ingin memutihkan kulit cokelatnya. Bahkan untuk mendapatkan kulit putih, kaum perempuan rela melakukan berbagai cara. Mulai menggunakan pemutih kulit, suntik putih, treatment yang di yakini dapat memutihkan kulit, bahkan menjalani operasi!

Padahal, mengubah warna kulit dari cokelat menjadi putih bukan jalan terbaik untuk bisa dikatakan cantik. Terutama bagi orang indonesia yang tinggal di daerah tropis. Seharusnya orang yang tinggal di Indonesia tidak perlu memutihkan kulitnya, jika memang tidak terjadi suatu kondisi yang mengharuskan demikian. Sebab memutihkan kulit justru bisa membahayakan kesehatan.

Keuntungan dari Kulit Cokelat

Bila kondisinya normal, kulit cokelat yang dimiliki kebanyakan orang Indonesia justru menguntungkan, berikut beberapa keuntungannya:

  1. Melindungi Kulit dari Sinar Matahari
    Selain memberi warna pada kulit, melanin bertugas melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari. Sebab, adanya melanin membuat radiasi matahari tidak sampai masuk ke dalam inti sel, sehingga tidak akan merusak hingga inti sel kulit.
  2. Menghambat Radikal Bebas
    Kulit cokelat memiliki jumlah pigmen melanin cukup banyak untuk memberikan perlindungan alami terhadap efek buruk sinar matahari, sehingga bisa menghambat radikal bebas.
  3. Mengurangi Kerusakan Kulit dan Efek Aging
    Melanin dari kulit cokelat umumnya tersebar merata hingga ke sitoplasma atau inti sel. Melanin mempengaruhi lemak yang menahan kelembaban di stratum corneum atau lapisan terluar pada epidermis. Jika kulit kehilangan kelembabannya, tentu kulit akan rusak, dengan ciri-ciri menjadi lebih kering dan pecah-pecah.

Itulah keuntungan kulit cokelat yang mayoritas dimiliki oleh masyarakat Indonesia, So, be confident aja dengan kulit cokelat anda, pada postingan berikutnya akan dibahas mengenai cara merawat kulit cokelat. Simak terus ya.

Posted by: Jacklin
HealthCareLink, Updated at: 8:43 PM
 

Blog Archive

Powered by Blogger.